Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending
Beranda » Pemilu » MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Mengapa Gugatan Tetap Tak Diterima?

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Mengapa Gugatan Tetap Tak Diterima?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com – Mahkamah Konstitusi (MK) memutus perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka saat maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024, putusan ini menarik perhatian karena di satu sisi MK menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan mengenai ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan pendidikan setingkat SMA atau sederajat.

Di sisi lain, MK justru menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima.

Dua hal tersebut sekilas terlihat bertolak belakang, jika bukti ijazah yang dipersoalkan tidak ditemukan, mengapa gugatan tidak dikabulkan?

Jawabannya terletak pada jenis perkara yang diajukan, siapa yang mengajukan, dan batas kewenangan MK.

Putusan itu dibacakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, dalam perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024. Dalam amar putusan, MK mengabulkan eksepsi Termohon terkait kedudukan hukum pemohon dan menyatakan permohonan tidak dapat diterima.

Apa yang sebenarnya dipersoalkan?

Perkara ini berawal dari keberatan sejumlah pihak terhadap syarat pendidikan Gibran ketika ditetapkan sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Salah satu yang dipersoalkan adalah dokumen pendidikan Gibran setelah menempuh pendidikan di luar negeri, para pemohon mempertanyakan dokumen yang menjadi dasar penerbitan surat keterangan penyetaraan pendidikan dari Kementerian Pendidikan.

Mereka kemudian membawa persoalan tersebut ke MK melalui perkara perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam proses persidangan, MK memeriksa sejumlah dokumen dan mendengarkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Atase Pendidikan KBRI, pemeriksaan tersebut berlangsung sejak September hingga awal Oktober 2026.

Tags
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Noken Papua dalam Dinamika Demokrasi Elektoral

    Noken Papua dalam Dinamika Demokrasi Elektoral

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Siribee.com » Demokrasi di Indonesia tidak selalu berjalan dengan cara yang sama di setiap daerah. Di Papua misalnya, proses pemilihan umum memiliki kekhasan yang tidak ditemukan di banyak wilayah lain, salah satu yang paling dikenal adalah sistem noken. Di sejumlah wilayah Papua, pemilihan umum mengenal praktik yang disebut noken, bagi banyak orang, noken mungkin lebih […]

  • Qurrata Aini dan Demokrasi yang Dihadirkan Lewat Pelayanan Publik

    Qurrata Aini dan Demokrasi yang Dihadirkan Lewat Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Siribee.com » Demokrasi sering kali dibicarakan dalam konteks pemilu, partisipasi politik dan pergantian kepemimpinan. Namun, bagi masyarakat demokrasi juga memiliki wajah yang jauh lebih dekat ketika mereka mendapatkan pelayanan publik yang baik. Gagasan itu dapat dilihat dari capaian Puskesmas Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Fasilitas kesehatan tersebut menerima Seva Paramahita Award 2026 sebagai Fasilitas Kesehatan […]

  • Pemilu Singapura: Ketika Stabilitas Politik Menjadi Prioritas Utama

    Pemilu Singapura: Ketika Stabilitas Politik Menjadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di banyak negara demokrasi, pergantian pemerintahan sering kali diwarnai tarik-menarik kepentingan politik, koalisi yang rapuh, hingga kebijakan yang berubah-ubah. Namun, Singapura menunjukkan gambaran yang berbeda. Selama puluhan tahun, negara kota tersebut mampu mempertahankan stabilitas politik yang kuat dan konsisten, bahkan ketika dunia menghadapi berbagai gejolak ekonomi maupun politik. Salah satu kunci yang sering […]

  • Alimuddin Armia: Tumbuh dari Kesederhanaan, Mengabdi untuk Ummat

    Alimuddin Armia: Tumbuh dari Kesederhanaan, Mengabdi untuk Ummat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di sebuah kampung sederhana Cot Tunong, Kabupaten Pidie, Aceh, Alimuddin Armia tumbuh dalam lingkungan yang lekat dengan nilai agama dan tradisi pendidikan dayah. Dari kampung itulah perjalanan panjangnya dimulai, perjalanan seorang anak muda yang ditempa oleh kesederhanaan, pendidikan, kerja keras dan dunia aktivisme Islam. Lahir pada 8 Juli 1989 dari pasangan Armia bin Itam dan […]

  • Haji Aceh dan Ketakutan Kolonial terhadap Kekuatan Umat

    Haji Aceh dan Ketakutan Kolonial terhadap Kekuatan Umat

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh Siribee.com » Sejarah sering kali mengajarkan bahwa kekuasaan kolonial tidak hanya takut pada senjata dan peperangan. Dalam banyak kasus, yang lebih ditakuti adalah tumbuhnya kesadaran kolektif suatu masyarakat. Kesadaran itu dapat lahir dari pendidikan, jaringan sosial, keyakinan agama, maupun pengalaman bersama yang […]

  • Politik Tanpa Kehilangan Nurani

    Politik Tanpa Kehilangan Nurani

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 18
    • 0Komentar

     Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd. Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh Siribee.com » Ada masa ketika politik dipenuhi pidato tentang rakyat, ada pula masa ketika politik lebih sibuk membicarakan elektabilitas, popularitas, survei, dan strategi kemenangan. Semua itu penting dalam sebuah demokrasi. Tetapi ada satu pertanyaan yang jarang mendapat tempat, setelah kekuasaan […]

expand_less