Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending
Beranda » Berita » Beda Pandangan Bukan Alasan Bermusuhan

Beda Pandangan Bukan Alasan Bermusuhan

  • account_circle Akmal Abzal
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, di tengah keluarga, lingkungan masyarakat, hingga media sosial, setiap orang bisa memiliki pandangan berbeda dalam menilai suatu persoalan. Namun, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling merendahkan, menyakiti, apalagi memutus tali persaudaraan.

Pimpinan LPI Al Anshar Lambaro, Aceh Besar, Tgk. H. Akmal Abzal, SHI, MH, mengingatkan bahwa persaudaraan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Membantu saudara yang kesulitan, menjenguk orang sakit, hadir ketika tertimpa musibah, serta ikut bersyukur atas keberhasilan orang lain merupakan bentuk kepedulian yang perlu dijaga.

Pesan tersebut disampaikan Akmal dalam khutbah di Masjid Jami’ Al-Ittihadiyyah, Kemukiman Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (9/10/2026), bertepatan dengan 27 Rabiul Akhir 1448 Hijriah.

Menurut Akmal, manusia memiliki latar belakang, budaya, pendidikan dan cara berpikir yang beragam. Perbedaan juga ditemukan dalam memahami persoalan agama yang bersifat furu’iyah, yakni persoalan cabang dalam ajaran Islam. Hal terpenting bukan menghilangkan perbedaan, melainkan menyikapinya dengan ilmu, akhlak, dan sikap saling menghormati.

Al-Qur’an dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 mengingatkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sementara itu, ayat 10 surah yang sama menegaskan bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara dan diperintahkan untuk mendamaikan pihak-pihak yang berselisih.

“Allah tidak mengatakan bahwa orang beriman harus selalu memiliki pendapat yang sama. Allah menyebut mereka bersaudara,” ujar Akmal.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan, organisasi, cara berdakwah, hingga pilihan sosial dan politik tidak seharusnya merusak hubungan antarsesama. Seseorang boleh berbeda pendapat, tetapi tetap harus menghormati orang lain.

  • Penulis: Akmal Abzal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Putusan MK, Seberapa Terbuka Jalan Pemakzulan Gibran?

    Setelah Putusan MK, Seberapa Terbuka Jalan Pemakzulan Gibran?

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle NHS
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., S.H., M.Si. — Pengajar Pemilu FISIP Undip; Ketua Bawaslu RI 2008–2011; Anggota DKPP RI 2012–2017. Selasa malam, 6 Oktober 2026, Mahkamah Konstitusi (MK) mengakhiri perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tetapi, putusan itu belum sepenuhnya mengakhiri persoalan konstitusional yang muncul di baliknya. Dalam Putusan Nomor […]

  • 80 Tahun Merdeka, Bocah Gowa Masih Harus Mengais Sisa Snack Pejabat

    80 Tahun Merdeka, Bocah Gowa Masih Harus Mengais Sisa Snack Pejabat

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Siribee.com » Gelaran upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Sultan Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan, idealnya menghadirkan suasana hangat, penuh energi, dan kebahagiaan bagi masyarakat. Namun, dibalik euforia kemerdekaan, publik dibuat tercengang oleh video yang beredar luas. Dua anak kecil, Syamsul (7) dan Muhammad Aidil (7), tampak mengumpulkan kotak snack yang berserakan setelah ditinggalkan pejabat. Adegan sederhana itu […]

  • Meuseuraya, Kearifan Lokal Aceh yang Mengajarkan Nilai Demokrasi

    Meuseuraya, Kearifan Lokal Aceh yang Mengajarkan Nilai Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Rachmat Hidayat
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Oleh: Rachmat Hidayat, M.Si, CAL, CHRM — Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Kota Banda Aceh Demokrasi sering kali dipahami melalui pemilu, hak memilih, lembaga perwakilan, serta proses pergantian kekuasaan. Padahal, demokrasi dalam kehidupan masyarakat memiliki dimensi yang jauh lebih luas. Ia juga berkaitan dengan bagaimana warga hidup bersama, menghargai perbedaan, mengambil keputusan, berbagi tanggung jawab […]

  • Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bayangkan sebuah kelas berisi 100 orang. Guru meminta mereka menentukan ketua kelas. Namun, hanya 40 orang yang ikut memilih. Dari 40 orang itu, seseorang memperoleh 21 suara dan akhirnya menjadi ketua. Secara aturan, prosesnya sah. Tetapi ada pertanyaan yang menarik, bagaimana dengan 60 orang yang tidak ikut menentukan? Gambaran sederhana itu sebenarnya membantu […]

  • Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Demokrasi yang Berakar pada Kearifan Lokal

    Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Demokrasi yang Berakar pada Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Oleh: Yusri Razali — Komisioner KIP Banda Aceh Memperingati Hari Lahir Pancasila tidak cukup hanya dengan mengenang pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap menjadi fondasi dalam mengelola kehidupan berbangsa, termasuk dalam praktik demokrasi. Di tengah gejala menguatnya politik transaksional, polarisasi sosial dan […]

  • Saat Dunia Bersorak di Piala Dunia, Gaza Bertahan Hidup di Dalam Stadion

    Saat Dunia Bersorak di Piala Dunia, Gaza Bertahan Hidup di Dalam Stadion

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di tengah gegap gempita Piala Dunia, dunia kembali menyaksikan bagaimana olahraga mampu menyatukan manusia dari berbagai bangsa, bahasa, dan latar belakang. Stadion-stadion megah dipenuhi ribuan penonton, jutaan orang menyaksikan pertandingan melalui layar kaca, sementara negara-negara peserta berlomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung sepak bola terbesar di dunia. Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang olahraga, […]

expand_less