Beda Pandangan Bukan Alasan Bermusuhan
- account_circle Akmal Abzal
- calendar_month 20 jam yang lalu
- schedule 2 menit baca
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tgk. H. Akmal Abzal, SHI., MH.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Siribee.com » Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, di tengah keluarga, lingkungan masyarakat, hingga media sosial, setiap orang bisa memiliki pandangan berbeda dalam menilai suatu persoalan. Namun, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling merendahkan, menyakiti, apalagi memutus tali persaudaraan.
Pimpinan LPI Al Anshar Lambaro, Aceh Besar, Tgk. H. Akmal Abzal, SHI, MH, mengingatkan bahwa persaudaraan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Membantu saudara yang kesulitan, menjenguk orang sakit, hadir ketika tertimpa musibah, serta ikut bersyukur atas keberhasilan orang lain merupakan bentuk kepedulian yang perlu dijaga.
Pesan tersebut disampaikan Akmal dalam khutbah di Masjid Jami’ Al-Ittihadiyyah, Kemukiman Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (9/10/2026), bertepatan dengan 27 Rabiul Akhir 1448 Hijriah.
Menurut Akmal, manusia memiliki latar belakang, budaya, pendidikan dan cara berpikir yang beragam. Perbedaan juga ditemukan dalam memahami persoalan agama yang bersifat furu’iyah, yakni persoalan cabang dalam ajaran Islam. Hal terpenting bukan menghilangkan perbedaan, melainkan menyikapinya dengan ilmu, akhlak, dan sikap saling menghormati.
Al-Qur’an dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 mengingatkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sementara itu, ayat 10 surah yang sama menegaskan bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara dan diperintahkan untuk mendamaikan pihak-pihak yang berselisih.
“Allah tidak mengatakan bahwa orang beriman harus selalu memiliki pendapat yang sama. Allah menyebut mereka bersaudara,” ujar Akmal.
Ia menegaskan, perbedaan pandangan, organisasi, cara berdakwah, hingga pilihan sosial dan politik tidak seharusnya merusak hubungan antarsesama. Seseorang boleh berbeda pendapat, tetapi tetap harus menghormati orang lain.
- Penulis: Akmal Abzal

Saat ini belum ada komentar