Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Riwayat Pendidikan Gibran Berdasarkan Data KPU

Riwayat Pendidikan Gibran Berdasarkan Data KPU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Jakarta – Riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu informasi yang tercantum dalam dokumen pencalonannya sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 yang dipublikasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui infopemilu.kpu.go.id.

Berdasarkan penelusuran Siribee.com pada Portal Publikasi KPU, 23 September 2026, riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka tercatat mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dalam data tersebut, KPU mencantumkan pendidikan terakhir Gibran pada jenjang S1.

Baca Juga: Kursi Gibran Digoyang Gugatan, Prabowo Diminta Ajukan 2 Nama ke MPR

Gibran tercatat menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 pada 1993–1999. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999–2002.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMP, Gibran melanjutkan sekolah ke luar negeri. Data KPU mencatat ia bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002–2004.

Perjalanan pendidikan kemudian berlanjut ke Australia, pada 2004–2007, Gibran tercatat menempuh pendidikan di UTS Insearch, Sydney.

Dalam data KPU, kedua institusi tersebut dicantumkan pada jenjang SMA. Penyebutan ini mengikuti klasifikasi yang terdapat dalam data KPU, sehingga tidak perlu menyamakan begitu saja nomenklatur pendidikan luar negeri tersebut dengan sistem SMA di Indonesia.

Setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan tersebut, Gibran melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

KPU mencatat Gibran menempuh pendidikan S1 di MDIS Singapore pada 2007–2010. Dalam data yang sama, S1 tercantum sebagai pendidikan terakhirnya.

Urutan Pendidikan Gibran

Jika diringkas, riwayat pendidikan Gibran yang tercantum dalam data KPU adalah:

  • SD Negeri Mangkubumen Kidul 16: 1993–1999
  • SMP Negeri 1 Surakarta: 1999–2002
  • Orchid Park Secondary School, Singapura: 2002–2004
  • UTS Insearch, Sydney: 2004–2007
  • MDIS Singapore: 2007–2010

Dengan demikian, data KPU menunjukkan bahwa perjalanan pendidikan Gibran berlangsung di Indonesia, Singapura, Australia, kemudian kembali ke Singapura untuk pendidikan tinggi.

Riwayat pendidikan tersebut merujuk pada informasi yang tercantum dalam Portal Publikasi Pemilu KPU. Sementara itu, keterangan lebih rinci mengenai institusi pendidikan maupun pemberian gelar perlu merujuk pada sumber atau dokumen resmi terkait.

Tags
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Penentu Pemilu 2029 di Aceh? Data Pemilih Memberi Petunjuk

    Siapa Penentu Pemilu 2029 di Aceh? Data Pemilih Memberi Petunjuk

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Banda Aceh – Siapa yang akan menjadi penentu Pemilu 2029 di Aceh? Pertanyaan itu memang belum bisa dijawab dari sekarang. Pilihan politik masyarakat masih dapat berubah, sementara data pemilih juga terus mengalami pemutakhiran. Namun, data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I 2026 memberikan satu petunjuk penting: komposisi pemilih Aceh semakin kuat ditopang […]

  • KPU Kaji E-Voting untuk Pemilu 2029, DPR Minta Keamanan Data Jadi Prioritas

    KPU Kaji E-Voting untuk Pemilu 2029, DPR Minta Keamanan Data Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mendalami kemungkinan pemanfaatan sistem pemungutan suara elektronik (electronic voting atau e-voting) pada Pemilu 2029. Penerapan teknologi tersebut dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan efektivitas layanan pemilu, khususnya bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Wacana tersebut mendapat respons dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta agar […]

  • Aksi Demonstrasi: Suara Rakyat atau Agenda Politik?

    Aksi Demonstrasi: Suara Rakyat atau Agenda Politik?

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com – Demonstrasi kerap menjadi wajah nyata dari kebebasan berekspresi dalam sistem demokrasi. Ribuan massa memenuhi jalanan, mengangkat poster, meneriakkan aspirasi dan menyampaikan orasi dengan penuh semangat. Namun, di balik dinamika tersebut, pertanyaan besar selalu muncul, apakah aksi demonstrasi benar-benar mewakili suara rakyat, atau sekadar kendaraan bagi agenda politik tertentu? Dalam teori politik, demonstrasi adalah kanal […]

  • Ketika Tradisi Menjadi Beban: Sunyinya Pernikahan di Aceh

    Ketika Tradisi Menjadi Beban: Sunyinya Pernikahan di Aceh

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh Siribee.com » Tradisi yang sejatinya memuliakan pernikahan kini justru menjadi beban bagi sebagian pemuda Aceh. Jumlah pernikahan tercatat terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Data Serambi Indonesia edisi Kamis, 22 Januari 2026, menunjukkan angka pernikahan turun dari 45.629 pasangan pada 2019 menjadi […]

  • DPR Mulai Bahas RUU Pemilu, Seleksi Pansel KPU Dijadwalkan Oktober

    DPR Mulai Bahas RUU Pemilu, Seleksi Pansel KPU Dijadwalkan Oktober

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Yusrijal Abdar
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu mulai bergerak memasuki tahap awal. DPR RI menyatakan akan membuka pembicaraan secara terbatas bersama para pimpinan fraksi, sembari melanjutkan komunikasi politik dan penyerapan aspirasi dari partai politik nonparlemen. Langkah tersebut menjadi penting karena perubahan aturan Pemilu akan menjadi salah satu fondasi penyelenggaraan Pemilu 2029. Pada saat yang sama, DPR mulai mengantisipasi […]

  • Rasuna Said: Sebelum Merdeka, Ia Memperjuangkan Hak untuk Bersuara

    Rasuna Said: Sebelum Merdeka, Ia Memperjuangkan Hak untuk Bersuara

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Sinta
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Siribee.com » Pada masa ketika menyampaikan pendapat di depan umum bukan perkara mudah, kritik terhadap pemerintah kolonial dapat berujung pada hukuman. Di saat yang sama, ruang bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan, berorganisasi dan terlibat dalam kehidupan politik masih terbatas, dalam situasi seperti itulah Rasuna Said memilih untuk bersuara. Ia tidak menunggu Indonesia merdeka untuk berbicara […]

expand_less