Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » UPMI Medan Jalin Kerja Sama dengan UTU dan Universitas Iskandar Muda, Perkuat Pendidikan hingga Riset

UPMI Medan Jalin Kerja Sama dengan UTU dan Universitas Iskandar Muda, Perkuat Pendidikan hingga Riset

  • account_circle Nuzul Fahmi
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Banda Aceh – Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi melalui kerja sama strategis dengan dua perguruan tinggi di Aceh, yakni Universitas Teuku Umar (UTU) dan Universitas Iskandar Muda (UNIDA). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di tingkat universitas serta Memorandum of Agreement (MoA) di tingkat Fakultas Pertanian.

Kerja sama dengan Universitas Teuku Umar dilaksanakan di Kampus UTU, Meulaboh, Aceh Barat, pada Senin (20/7/2026). Selanjutnya, UPMI Medan menandatangani kerja sama serupa dengan Universitas Iskandar Muda di Banda Aceh pada Selasa (21/7/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi UPMI Medan dalam memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Rektor UPMI Medan, Dr. H. Ali Mukti Tanjung, Drs., S.H., M.M., bersama Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd., serta Rektor Universitas Iskandar Muda, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si. Sementara itu, implementasi kerja sama di tingkat fakultas diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement oleh Dekan Fakultas Pertanian UPMI Medan, Dr. Hj. Ida Zulfida, S.P., M.Si., bersama Dekan Fakultas Pertanian UTU, Ir. Rusdi Faizin, M.Si., dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Iskandar Muda, Ir. Sulaiman, M.P.

Rektor UPMI Medan, Dr. H. Ali Mukti Tanjung, mengatakan bahwa kolaborasi antarpenguruan tinggi merupakan kebutuhan dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Menurutnya, sinergi menjadi kunci untuk memperkuat kualitas riset, meningkatkan daya saing akademik, dan melahirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi harus mampu membangun kolaborasi yang produktif agar pengembangan ilmu pengetahuan tidak berjalan sendiri-sendiri. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat riset kolaboratif, meningkatkan publikasi ilmiah, memperluas pertukaran dosen dan mahasiswa, serta menghadirkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama tersebut akan diimplementasikan melalui berbagai program konkret, antara lain penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, seminar dan kuliah umum, program magang, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, publikasi ilmiah, serta pertukaran narasumber dan tenaga ahli.

Kolaborasi ini juga menjadi momentum bagi UPMI Medan untuk memperluas jejaring akademik di tingkat nasional sekaligus membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui kemitraan dengan Universitas Teuku Umar dan Universitas Iskandar Muda, UPMI Medan optimistis dapat memperkuat budaya riset, mempercepat lahirnya inovasi, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia, kemajuan ilmu pengetahuan, dan pembangunan daerah maupun nasional.

  • Penulis: Nuzul Fahmi
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuruddin Ar-Raniry: Mufti Agung Aceh dan Penentang Keras Ajaran Wujudiyyah

    Nuruddin Ar-Raniry: Mufti Agung Aceh dan Penentang Keras Ajaran Wujudiyyah

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Nurdin ar-Raniry adalah salah satu ulama besar asal Nusantara yang sangat berpengaruh, khususnya dalam perkembangan Islam di Kesultanan Aceh pada abad ke-17. Nurdin ar-Raniry merupakan sosok ulama terkemuka yang tidak hanya dikenal sebagai sufi dan cendekiawan, tetapi juga sebagai penulis yang sangat produktif dalam bidang keislaman. Nurdin juga pernah mengemban amanah sebagai Mufti Agung di […]

  • Boh Janeng: Makanan Tradisional dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

    Boh Janeng: Makanan Tradisional dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Boh Janeng begitu orang Aceh kerap menyebut buah unik ini. Termasuk dalam keluarga umbi-umbian, tanaman ini memiliki nama latin Dioscorea hispida Dennst. Di kalangan masyarakat umum, ia lebih populer dengan sebutan ubi iwi atau ubi beracun. Wujudnya mirip ubi jalar, berkulit krem agak kecokelatan, dengan daging padat berwarna putih bersih. Boh Janeng atau yang sering […]

  • Piagam Madinah dan Politik Islam: Fondasi Masyarakat yang Beragam

    Piagam Madinah dan Politik Islam: Fondasi Masyarakat yang Beragam

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh Siribee.com » Madinah bukanlah sebuah masyarakat yang sejak awal hidup dalam keadaan seragam, ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Yatsrib setelah hijrah dari Makkah pada 622 M, kota tersebut dihuni oleh berbagai kelompok dengan latar belakang suku, agama, dan kepentingan […]

  • Ketukan Jam Dua Pagi

    Ketukan Jam Dua Pagi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Lebah Senja
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Cerpen oleh: Lebah Senja Siribee.com » Ilham sudah terlalu sering bolak-balik ke Jakarta. Sebagai komisioner dari daerah, perjalanan dinas bukan lagi sesuatu yang istimewa. Bandara, hotel, ruang rapat, lalu pulang membawa setumpuk catatan evaluasi, semuanya terasa seperti rutinitas yang melelahkan. Tiga hari terakhir ia mengikuti rapat nasional tentang persiapan pemilu mendatang. Dari pagi sampai malam, pembahasannya tidak […]

  • Blang Padang: Antara Sejarah Wakaf, Militer dan Kepentingan Publik

    Blang Padang: Antara Sejarah Wakaf, Militer dan Kepentingan Publik

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd. Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh Siribee.com » Blang Padang merupakan salah satu ruang terbuka paling dikenal di Banda Aceh. Letaknya yang berada di pusat kota membuat kawasan ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi. Setiap hari, masyarakat datang untuk berolahraga, berjalan santai, berkumpul, mengikuti […]

  • Api yang Membakar Masjid Raya: Kisah Kelam Penjajahan Belanda

    Api yang Membakar Masjid Raya: Kisah Kelam Penjajahan Belanda

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di pusat Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, terdapat Masjid Raya Baiturrahman, atau yang biasa disebut Meuseujid Raya Baiturrahman oleh masyarakat Aceh, sebuah masjid bersejarah yang memiliki nilai religius dan budaya tinggi. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1879 dan sejak saat itu menjadi lambang keagamaan sekaligus identitas budaya bagi masyarakat Aceh. Masjid Raya Baiturrahman, Simbol […]

expand_less