Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Nuruddin Ar-Raniry: Mufti Agung Aceh dan Penentang Keras Ajaran Wujudiyyah

Nuruddin Ar-Raniry: Mufti Agung Aceh dan Penentang Keras Ajaran Wujudiyyah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Nurdin ar-Raniry adalah salah satu ulama besar asal Nusantara yang sangat berpengaruh, khususnya dalam perkembangan Islam di Kesultanan Aceh pada abad ke-17.

Nurdin ar-Raniry merupakan sosok ulama terkemuka yang tidak hanya dikenal sebagai sufi dan cendekiawan, tetapi juga sebagai penulis yang sangat produktif dalam bidang keislaman. Nurdin juga pernah mengemban amanah sebagai Mufti Agung di lingkungan Kesultanan Aceh.

Profil Singkat
  • Nama lengkap: Nuruddin ar-Raniry
  • Asal-usul: Berdarah campuran Hadramaut (Yaman) dan Gujarat (India), lahir di Ranir (Rander), Gujarat
  • Wafat: Sekitar tahun 1658 M
  • Aktif di Aceh: Sekitar tahun 1637–1644 M
  • Peran penting: Mufti dan penasihat Sultan Iskandar Tsani (suami Sultanah Tajul Alam Safiatuddin)
Kehidupan dan Perjalanan

Nurdin ar-Raniry tiba di Aceh ketika tampuk kekuasaan berada di tangan Sultan Iskandar Tsani, putra Sultan Iskandar Muda. Dalam struktur keulamaan istana, ia kemudian menempati posisi penting sebagai pemimpin ulama.

Sebelum menetap di Aceh, Nurdin ar-Raniry menempuh perjalanan ke sejumlah pusat studi Islam ternama, termasuk Mekkah. Di sana ia mendalami ilmu fikih, tasawuf, dan teologi dengan dasar pendidikan yang sangat kuat.

Pemikiran dan Karya

Nurdin ar-Raniry dikenal sebagai seorang ulama yang rasional dan moderat dalam memahami tasawuf. Ia secara tegas menolak pandangan wahdatul wujud yang berlebihan, yang menurutnya menyimpang dari ajaran Islam yang lurus.

Ia mengkritik keras ajaran Syamsuddin as-Sumatrani dan Hamzah Fansuri, dua tokoh tasawuf sebelumnya di Aceh, yang dianggap terlalu mengedepankan paham “manunggaling kawula gusti” (kesatuan antara hamba dan Tuhan).

Di bawah pengaruhnya, Sultan Iskandar Tsani membakar banyak buku karya tokoh-tokoh yang dianggap menyimpang oleh ar-Raniry.

Karya-karya terkenalnya:
  • Bustanus Salatin (Taman Para Raja) – ensiklopedia yang berisi sejarah, akhlak, pemerintahan, dan ajaran Islam. Ditulis dalam bahasa Melayu Jawi.
  • Asrar al-Insan fi Ma’rifat al-Ruh wa al-Rahman – tentang hakikat manusia dan ruh.
  • Karya-karya lain di bidang fikih, akidah, dan tafsir.
Peran di Kesultanan Aceh
  • Sebagai mufti kerajaan, ia berperan dalam standarisasi ajaran Islam di Kesultanan Aceh.
  • Berkontribusi dalam menyusun hukum-hukum Islam, pengajaran agama, dan mendukung pengembangan bahasa Melayu sebagai bahasa ilmu dan dakwah.
  • Setelah wafatnya Sultan Iskandar Tsani, Nurdin ar-Raniry turut memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Sultanah Safiatuddin, sang permaisuri, dalam menjalankan roda pemerintahan.
Warisan Intelektual

Nurdin ar-Raniry menjadi simbol dari transformasi pemikiran keagamaan di Nusantara yang berpijak pada Syariah yang kuat, namun tetap berpadu dengan tasawuf moderat.

Ia juga berperan dalam pengembangan literasi Islam Melayu, dan karya-karyanya menjadi rujukan hingga kini dalam kajian sejarah Islam Asia Tenggara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasyim Asy’ari: Akurasi dan Transparansi Kunci Integritas Pemilu

    Hasyim Asy’ari: Akurasi dan Transparansi Kunci Integritas Pemilu

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Banda Aceh – Integritas pemilu tidak semata-mata ditentukan oleh aturan, tetapi oleh sejauh mana setiap tahapan dapat dijalankan secara akurat, transparan, profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Mulai dari data pemilih, proses pemungutan, hingga penghitungan suara, seluruh mata rantai tersebut menentukan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu. Hal itu disampaikan Hasyim Asy’ari, mantan Ketua Komisi Pemilihan […]

  • Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bayangkan sebuah kelas berisi 100 orang. Guru meminta mereka menentukan ketua kelas. Namun, hanya 40 orang yang ikut memilih. Dari 40 orang itu, seseorang memperoleh 21 suara dan akhirnya menjadi ketua. Secara aturan, prosesnya sah. Tetapi ada pertanyaan yang menarik, bagaimana dengan 60 orang yang tidak ikut menentukan? Gambaran sederhana itu sebenarnya membantu […]

  • Mengapa 15 September Diperingati sebagai Hari Demokrasi Internasional?

    Mengapa 15 September Diperingati sebagai Hari Demokrasi Internasional?

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siribee.com » Setiap 15 September, dunia memperingati Hari Demokrasi Internasional atau International Day of Democracy. Bagi sebagian orang, tanggal ini mungkin terdengar seperti peringatan internasional lainnya. Namun, di baliknya ada pesan yang cukup penting, demokrasi tidak cukup hanya dibicarakan ketika pemilu berlangsung. Hari Demokrasi Internasional ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Nomor A/RES/62/7 […]

  • Aksi Demonstrasi: Suara Rakyat atau Agenda Politik?

    Aksi Demonstrasi: Suara Rakyat atau Agenda Politik?

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com – Demonstrasi kerap menjadi wajah nyata dari kebebasan berekspresi dalam sistem demokrasi. Ribuan massa memenuhi jalanan, mengangkat poster, meneriakkan aspirasi dan menyampaikan orasi dengan penuh semangat. Namun, di balik dinamika tersebut, pertanyaan besar selalu muncul, apakah aksi demonstrasi benar-benar mewakili suara rakyat, atau sekadar kendaraan bagi agenda politik tertentu? Dalam teori politik, demonstrasi adalah kanal […]

  • Allahu Akbar! Johan Temukan Islam di Tanah Serambi Mekkah

    Allahu Akbar! Johan Temukan Islam di Tanah Serambi Mekkah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Aceh Besar – Momen haru terjadi di Masjid Markaz Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Senin (1/9/2025) malam. Seorang pria bernama Johan (37), asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, resmi mengikrarkan diri memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Prosesi sakral tersebut berlangsung setelah pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah dan dipandu langsung oleh […]

  • Cek DPT Online 2026 dengan NIK, Begini Langkahnya

    Cek DPT Online 2026 dengan NIK, Begini Langkahnya

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Siribee.com » Masyarakat yang ingin memastikan status data pemilih dapat melakukan pengecekan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengecekan dilakukan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor telepon yang aktif melalui layanan yang disediakan untuk pemutakhiran data pemilih. Bagi yang ingin memastikan apakah namanya sudah tercatat […]

expand_less