Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Revisi UU Pemilu Dimulai, DPR Bahas 10 Isu untuk Pemilu 2029

Revisi UU Pemilu Dimulai, DPR Bahas 10 Isu untuk Pemilu 2029

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Jakarta – Aturan Pemilu 2029 mulai disusun dari meja parlemen, Komisi II DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Pemilu menggelar rapat perdana pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Senin (5/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi awal dari pembahasan yang diperkirakan akan berlangsung panjang, DPR tidak hanya meninjau aturan teknis penyelenggaraan pemilu, tetapi juga sejumlah ketentuan yang menyangkut sistem perwakilan, pencalonan presiden, penggunaan teknologi, hingga perlindungan hak pemilih.

Ketua Panja RUU Pemilu Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan Panja telah menyepakati 10 isu strategis yang akan menjadi kerangka pembahasan.

Sepuluh isu itu mencakup desain kelembagaan DPR, DPD dan DPRD, peserta pemilu, desain keserentakan pemilu, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, persyaratan calon legislatif, sistem digital, perlindungan hak pilih, kelembagaan penyelenggara, sengketa dan penegakan hukum, serta sejumlah ketentuan lain dalam penyelenggaraan pemilu.

Menata kembali sistem pemilu

Salah satu bagian yang akan mendapat perhatian adalah desain sistem pemilu legislatif.

Pembahasannya berkaitan dengan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi bagian dari perdebatan politik dan akademik, termasuk sistem pemilu, daerah pemilihan, jumlah kursi, serta parliamentary threshold atau ambang batas parlemen.

Isu tersebut menjadi semakin menarik setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan sejumlah putusan yang berkaitan dengan sistem pemilu. DPR dan pemerintah nantinya perlu merumuskan kembali ketentuan yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan Pemilu 2029 sekaligus tetap sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi.

Pengaturan mengenai peserta pemilu juga akan ditinjau, begitu pula desain keserentakan pemilu yang selama ini membuat pemilihan legislatif dan pemilihan presiden berlangsung dalam satu rangkaian waktu.

Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden menjadi bagian lain yang masuk dalam agenda Panja.

Pembahasannya berlangsung dalam situasi yang berbeda dibanding ketika UU Pemilu 2017 disusun. Mahkamah Konstitusi pada awal 2025 telah menyatakan ketentuan presidential threshold dalam Pasal 222 UU Pemilu bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Perubahan tersebut membuat desain pencalonan presiden menjadi salah satu materi yang tidak bisa dilepaskan dari pembahasan revisi UU Pemilu.

Panja akan melihat kembali bagaimana ketentuan pencalonan Presiden dan Wakil Presiden dirumuskan, termasuk hubungan antara sistem kepartaian, peserta pemilu, dan proses pencalonan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jimly Asshiddiqie dan Jalan Panjang Menjaga Etika Pemilu Indonesia

    Jimly Asshiddiqie dan Jalan Panjang Menjaga Etika Pemilu Indonesia

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Siribee.com » Ada satu bab penting dalam sejarah reformasi pemilu Indonesia yang tidak selalu terlihat dari hiruk-pikuk tahapan pemungutan suara. Bab itu berkaitan dengan pertanyaan sederhana, tetapi mendasar, siapa yang menjaga perilaku para penyelenggara pemilu ketika kewenangan mereka mulai berhadapan dengan kepentingan politik? Pertanyaan tersebut kemudian melahirkan perkembangan penting dalam sistem kepemiluan Indonesia, yakni pelembagaan […]

  • Alimuddin Armia: Tumbuh dari Kesederhanaan, Mengabdi untuk Ummat

    Alimuddin Armia: Tumbuh dari Kesederhanaan, Mengabdi untuk Ummat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di sebuah kampung sederhana Cot Tunong, Kabupaten Pidie, Aceh, Alimuddin Armia tumbuh dalam lingkungan yang lekat dengan nilai agama dan tradisi pendidikan dayah. Dari kampung itulah perjalanan panjangnya dimulai, perjalanan seorang anak muda yang ditempa oleh kesederhanaan, pendidikan, kerja keras dan dunia aktivisme Islam. Lahir pada 8 Juli 1989 dari pasangan Armia bin Itam dan […]

  • Pemilu 1955: Ketika Rakyat Indonesia Pertama Kali Mencoblos

    Pemilu 1955: Ketika Rakyat Indonesia Pertama Kali Mencoblos

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Siribee.com » Pemilu 1955 menjadi tonggak awal demokrasi elektoral Indonesia, ketika untuk pertama kalinya rakyat memilih wakilnya melalui pemilu nasional. Pemungutan suara berlangsung dua tahap, yakni untuk memilih anggota DPR pada 29 September 1955 dan anggota Konstituante pada 15 Desember 1955, dengan penyelenggaraan yang saat itu berada di bawah Panitia Pemilihan Indonesia (PPI). Lebih dari sekadar sejarah […]

  • 5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah 5.59 Play Button

    5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bagi jemaah haji dan umrah, berbelanja oleh-oleh di Madinah menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Selain sebagai kenang-kenangan, buah tangan dari Tanah Suci juga menjadi tanda kasih bagi keluarga dan sahabat di rumah. Kabar baiknya, ada banyak tempat belanja dekat Masjid Nabawi yang menawarkan harga ramah di kantong, suasana nyaman, serta pilihan barang yang lengkap. […]

  • Buka Puasa Bersama Munawar Khalil, Kuah Laot Jadi Simbol Kebersamaan

    Buka Puasa Bersama Munawar Khalil, Kuah Laot Jadi Simbol Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Siribee.com » Langit Banda Aceh berwarna jingga lembut ketika tamu-tamu mulai berdatangan, Minggu, 22 Februari 2026. Angin sore berembus pelan membawa aroma asin yang samar, aroma yang mengingatkan pada laot, laut yang menjadi nadi kehidupan masyarakat Aceh. Seolah sejak awal, suasana telah memberi isyarat bahwa malam itu bukan sekadar buka puasa biasa, melainkan perjumpaan rasa dan makna. […]

  • Keterwakilan Perempuan 30 Persen di KPU: Antara Afirmasi dan Meritokrasi

    Keterwakilan Perempuan 30 Persen di KPU: Antara Afirmasi dan Meritokrasi

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Pemerintah menilai upaya meningkatkan keterwakilan perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu perlu berjalan beriringan dengan prinsip meritokrasi. Target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen tidak semestinya mengesampingkan kompetensi, integritas, independensi dan profesionalitas calon penyelenggara pemilu. Pandangan tersebut disampaikan pemerintah dalam sidang pengujian materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Nomor 10 […]

expand_less