Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPU Kaji E-Voting untuk Pemilu 2029, DPR Minta Keamanan Data Jadi Prioritas

KPU Kaji E-Voting untuk Pemilu 2029, DPR Minta Keamanan Data Jadi Prioritas

  • account_circle Nuzul Fahmi
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • schedule 3 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mendalami kemungkinan pemanfaatan sistem pemungutan suara elektronik (electronic voting atau e-voting) pada Pemilu 2029. Penerapan teknologi tersebut dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan efektivitas layanan pemilu, khususnya bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.

Wacana tersebut mendapat respons dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta agar aspek perlindungan data pribadi menjadi perhatian utama sebelum sistem digital diterapkan dalam proses pemungutan suara.

Ketua KPU, Mochammad Afifuddin dalam rapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026), menjelaskan bahwa transformasi digital dalam penyelenggaraan pemilu merupakan salah satu agenda yang sedang dikaji lembaganya. Dalam pembahasan tersebut, e-voting menjadi salah satu opsi yang berpotensi digunakan untuk melayani pemilih Indonesia di luar negeri pada Pemilu 2029.

Meski demikian, penerapan sistem tersebut masih memerlukan landasan hukum yang memadai. Karena itu, realisasinya akan sangat bergantung pada arah pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu serta dukungan dari para pembentuk undang-undang.

Afifuddin menuturkan, kajian mengenai e-voting tidak terlepas dari berbagai evaluasi penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Pengalaman pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah negara menjadi bahan pembelajaran untuk mencari model pelayanan yang lebih efektif, aman, dan mudah diakses oleh pemilih.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menilai penerapan e-voting tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, kesiapan teknologi harus berjalan seiring dengan kemampuan negara dalam menjaga keamanan data pemilih.

“Perlindungan data pribadi harus menjadi prioritas utama. Selain itu, kesiapan infrastruktur dan kondisi wilayah Indonesia yang beragam juga perlu menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan,” katanya.

Meski memberi sejumlah catatan, DPR memandang penggunaan e-voting untuk pemilih di luar negeri dapat menjadi langkah awal yang layak dipertimbangkan. Model tersebut dinilai berpotensi mengatasi sejumlah kendala yang selama ini kerap dihadapi dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, termasuk persoalan logistik dan distribusi layanan pemungutan suara.

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, juga mendorong penyelenggara pemilu untuk mulai menyiapkan berbagai kajian komprehensif terkait pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pemungutan suara. Menurutnya, modernisasi kepemiluan perlu dipersiapkan sejak dini agar Indonesia mampu mengikuti perkembangan tata kelola demokrasi global.

Di kalangan pengamat, e-voting dinilai menawarkan sejumlah manfaat, mulai dari efisiensi anggaran, percepatan proses penghitungan suara, hingga kemudahan akses bagi pemilih yang berada jauh dari lokasi pemungutan suara. Namun demikian, keberhasilan sistem tersebut sangat ditentukan oleh tingkat keamanan siber, transparansi mekanisme pengawasan, serta kepercayaan masyarakat terhadap teknologi yang digunakan.

Seiring semakin dekatnya persiapan menuju Pemilu 2029, pembahasan mengenai e-voting diperkirakan akan menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi sistem kepemiluan nasional. Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu diharapkan dapat memastikan bahwa setiap inovasi yang dihadirkan tetap menjaga prinsip dasar demokrasi, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

  • Penulis: Nuzul Fahmi
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterwakilan Perempuan 30 Persen di KPU: Antara Afirmasi dan Meritokrasi

    Keterwakilan Perempuan 30 Persen di KPU: Antara Afirmasi dan Meritokrasi

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Pemerintah menilai upaya meningkatkan keterwakilan perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu perlu berjalan beriringan dengan prinsip meritokrasi. Target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen tidak semestinya mengesampingkan kompetensi, integritas, independensi dan profesionalitas calon penyelenggara pemilu. Pandangan tersebut disampaikan pemerintah dalam sidang pengujian materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Nomor 10 […]

  • PDPB Triwulan II, KIP Banda Aceh Tetapkan 181.172 Pemilih, Pembaruan Data Terus Berlanjut

    PDPB Triwulan II, KIP Banda Aceh Tetapkan 181.172 Pemilih, Pembaruan Data Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menetapkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 dengan jumlah pemilih sebanyak 181.172 orang, terdiri atas 86.883 pemilih laki-laki dan 94.289 pemilih perempuan. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi PDPB yang berlangsung pada Rabu (1/7). Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KIP […]

  • Apakah Demokrasi Kita Benar-Benar Masih Sehat?

    Apakah Demokrasi Kita Benar-Benar Masih Sehat?

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Indonesia sering disebut sebagai negara demokratis terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah pemilih yang sangat besar. Demokrasi telah menjadi identitas politik kita sejak reformasi 1998. Namun, dua dekade lebih berlalu, muncul pertanyaan serius: apakah demokrasi kita benar-benar masih sehat? Fenomena seperti politik uang, melemahnya oposisi, hingga maraknya polarisasi politik membuat banyak pihak meragukan […]

  • Abu Doto Telah Pergi, Jejak Pembangunannya Tetap Hidup

    Abu Doto Telah Pergi, Jejak Pembangunannya Tetap Hidup

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Aceh kembali berduka. dr. H. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto meninggal pada 13 Juni 2026 dalam usia 86 tahun. Kepergiannya tidak hanya meninggalkan kehilangan bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Aceh yang mengenalnya sebagai tokoh perjuangan, perintis perdamaian dan pemimpin yang meninggalkan jejak pembangunan nyata di tanah rencong. […]

  • MK Tegaskan Pemilu dan Pilkada 2029 Dipisah, Revisi UU Jadi Pekerjaan Mendesak

    MK Tegaskan Pemilu dan Pilkada 2029 Dipisah, Revisi UU Jadi Pekerjaan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa mekanisme penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada mulai 2029 telah memiliki kepastian hukum untuk dilaksanakan secara terpisah. Penegasan tersebut sekaligus menjadi sinyal bagi DPR dan Pemerintah agar segera menuntaskan perubahan regulasi sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai. Sebagaimana dilansir oleh situs mkri.id, penegasan itu muncul dalam Putusan Nomor 256/PUU-XXIV/2026 yang […]

  • Saat Dunia Bersorak di Piala Dunia, Gaza Bertahan Hidup di Dalam Stadion

    Saat Dunia Bersorak di Piala Dunia, Gaza Bertahan Hidup di Dalam Stadion

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di tengah gegap gempita Piala Dunia, dunia kembali menyaksikan bagaimana olahraga mampu menyatukan manusia dari berbagai bangsa, bahasa, dan latar belakang. Stadion-stadion megah dipenuhi ribuan penonton, jutaan orang menyaksikan pertandingan melalui layar kaca, sementara negara-negara peserta berlomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung sepak bola terbesar di dunia. Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang olahraga, […]

expand_less