Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kalam » Hijrah Itu Berat? Ternyata Begini Cara Rasulullah Mengajarkannya

Hijrah Itu Berat? Ternyata Begini Cara Rasulullah Mengajarkannya

  • account_circle Muhammad Yusuf
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • schedule 3 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Tgk. Muhammad Yusuf, S.Ag, M.Pd.
Dosen Fisip Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh

Siribee.com » Hijrah sering dipahami sebagai perjalanan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, tidak sedikit orang merasa bahwa hijrah itu berat, penuh tantangan, dan membutuhkan pengorbanan. Lantas, bagaimana sebenarnya Rasulullah ﷺ mengajarkan konsep hijrah kepada umatnya?

Makna Hijrah Menurut Rasulullah ﷺ

Secara bahasa, hijrah berarti berpindah atau meninggalkan. Namun dalam Islam, hijrah bukan hanya sekadar perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, seperti yang dilakukan Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah. Lebih dari itu, hijrah adalah perubahan niat, hati, dan perilaku menuju ridha Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah SWT. (HR. Bukhari & Muslim)

Artinya, hijrah bukan hanya soal fisik, melainkan tentang meninggalkan maksiat menuju ketaatan.

Mengapa Hijrah Itu Berat?

Ada beberapa alasan kenapa banyak orang merasa hijrah itu berat:

  1. Meninggalkan kebiasaan lama – Manusia cenderung nyaman dengan rutinitas, meski itu buruk.
  2. Tekanan lingkungan – Godaan teman, gaya hidup, hingga komentar orang sekitar bisa menjadi ujian.
  3. Kesabaran dalam istiqamah – Hijrah bukan hanya tentang memulai, tapi juga menjaga konsistensi.

Rasulullah ﷺ pun mengajarkan bahwa hijrah pasti disertai cobaan. Beliau sendiri bersama para sahabat menghadapi ancaman, penindasan, bahkan kehilangan harta saat hijrah ke Madinah.

Cara Rasulullah ﷺ Mengajarkan Hijrah

Rasulullah ﷺ memberi teladan bagaimana menghadapi hijrah dengan ikhlas dan sabar. Berikut beberapa pelajaran yang bisa kita ambil:

1. Niat yang Ikhlas

Segala amal tergantung pada niat. Rasulullah ﷺ menekankan bahwa hijrah harus diniatkan karena Allah, bukan karena alasan duniawi. Dengan niat yang benar, langkah hijrah akan lebih ringan.

2. Mencari Lingkungan yang Mendukung

Salah satu strategi Rasulullah ﷺ adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar di Madinah. Beliau mengajarkan bahwa hijrah tidak bisa dijalani sendirian, butuh lingkungan yang baik agar istiqamah lebih mudah.

3. Kesabaran dalam Menghadapi Cobaan

Hijrah pasti diuji. Rasulullah ﷺ menunjukkan keteguhan hati meskipun dicaci, diusir, bahkan hendak dibunuh. Kesabaran menjadi kunci agar hijrah tetap terjaga.

4. Istiqamah dengan Amal Shalih

Setelah hijrah, Rasulullah ﷺ tidak berhenti berjuang. Beliau membangun masjid, mempererat ukhuwah, dan menegakkan syariat. Hal ini mengajarkan bahwa hijrah bukan titik akhir, melainkan awal perjalanan panjang menuju kebaikan.

Hijrah di Zaman Sekarang

Di era modern, hijrah bisa berarti meninggalkan gaya hidup yang jauh dari nilai Islam menuju kehidupan yang lebih taat. Misalnya:

  • Meninggalkan pergaulan bebas dan mendekatkan diri pada majelis ilmu.
  • Mengalihkan waktu dari hal sia-sia menuju ibadah dan produktivitas.
  • Mengganti pekerjaan yang tidak halal dengan pekerjaan yang diridai Allah.

Hijrah memang tidak mudah, tapi Rasulullah ﷺ telah mencontohkan bahwa setiap langkah hijrah bernilai ibadah besar.

Dengan niat ikhlas, lingkungan yang mendukung, kesabaran, dan istiqamah, hijrah bisa menjadi pintu menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Jadi, jangan takut untuk berhijrah. Berat di awal, indah pada akhirnya.

  • Penulis: Muhammad Yusuf
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teungku Chik Pante Geulima: Ulama, Panglima Perang dan Penjaga Martabat Aceh

    Teungku Chik Pante Geulima: Ulama, Panglima Perang dan Penjaga Martabat Aceh

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Aceh tidak pernah kekurangan tokoh besar dalam sejarahnya. Tanah yang dikenal sebagai Serambi Mekkah itu melahirkan banyak ulama, pejuang, dan pemimpin rakyat yang mengabdikan hidupnya demi agama dan tanah air. Namun di antara nama-nama besar tersebut, Teungku Chik Pante Geulima menempati tempat yang istimewa. Ia bukan hanya dikenang sebagai ulama, tetapi juga panglima perang yang […]

  • Apakah Demokrasi Kita Benar-Benar Masih Sehat?

    Apakah Demokrasi Kita Benar-Benar Masih Sehat?

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Indonesia sering disebut sebagai negara demokratis terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah pemilih yang sangat besar. Demokrasi telah menjadi identitas politik kita sejak reformasi 1998. Namun, dua dekade lebih berlalu, muncul pertanyaan serius: apakah demokrasi kita benar-benar masih sehat? Fenomena seperti politik uang, melemahnya oposisi, hingga maraknya polarisasi politik membuat banyak pihak meragukan […]

  • 5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah

    5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bagi jemaah haji dan umrah, berbelanja oleh-oleh di Madinah menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Selain sebagai kenang-kenangan, buah tangan dari Tanah Suci juga menjadi tanda kasih bagi keluarga dan sahabat di rumah. Kabar baiknya, ada banyak tempat belanja dekat Masjid Nabawi yang menawarkan harga ramah di kantong, suasana nyaman, serta pilihan barang yang lengkap. […]

  • Jimly Asshiddiqie dan Jalan Panjang Menjaga Etika Pemilu Indonesia

    Jimly Asshiddiqie dan Jalan Panjang Menjaga Etika Pemilu Indonesia

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siribee.com » Ada satu bab penting dalam sejarah reformasi pemilu Indonesia yang tidak selalu terlihat dari hiruk-pikuk tahapan pemungutan suara. Bab itu berkaitan dengan pertanyaan sederhana, tetapi mendasar, siapa yang menjaga perilaku para penyelenggara pemilu ketika kewenangan mereka mulai berhadapan dengan kepentingan politik? Pertanyaan tersebut kemudian melahirkan perkembangan penting dalam sistem kepemiluan Indonesia, yakni pelembagaan […]

  • Plat BL Aceh Tidak Boleh Masuk Medan? Simak Fakta & Aturan Hukum Resminya

    Plat BL Aceh Tidak Boleh Masuk Medan? Simak Fakta & Aturan Hukum Resminya

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Medan – Rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sempat menghentikan sebuah truk dengan plat BL yang melintas di wilayah Provinsi tersebut. Truk tersebut diketahui menggunakan nomor polisi asal Aceh dan kemudian diminta menyesuaikan dengan kode BK, plat kendaraan resmi untuk wilayah Sumut. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video singkat yang menjadi viral di media sosial. […]

  • Rasuna Said: Sebelum Merdeka, Ia Memperjuangkan Hak untuk Bersuara

    Rasuna Said: Sebelum Merdeka, Ia Memperjuangkan Hak untuk Bersuara

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Sinta
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Siribee.com » Pada masa ketika menyampaikan pendapat di depan umum bukan perkara mudah, kritik terhadap pemerintah kolonial dapat berujung pada hukuman. Di saat yang sama, ruang bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan, berorganisasi dan terlibat dalam kehidupan politik masih terbatas, dalam situasi seperti itulah Rasuna Said memilih untuk bersuara. Ia tidak menunggu Indonesia merdeka untuk berbicara […]

expand_less