Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Tgk. Muhammad Ali Irsyad: Ulama Falak yang Menginspirasi

Tgk. Muhammad Ali Irsyad: Ulama Falak yang Menginspirasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • schedule 3 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Berikut adalah profil singkat Abuya Teungku H. Muhammad Ali Irsyad, yang dikenal sebagai ahli ilmu falak dan pendiri Dayah (Pesantren) Darussa’adah di Pidie, Aceh.

Sekilas Tentang Muhammad Ali Irsyad:
  • Nama panggilan: Abu Teupin Raya
  • Tempat & Tahun Lahir: Desa Kayee Jatoe, Kemukiman Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh, sekitar tahun 1915–1921 M
  • Keturunan: Ayahnya, Muhammad Irsyad, adalah Ulee Balang (kadhi) di zaman Hindia Belanda dan keturunan bangsawan Panglima Doyen; ibunya, Aisyah, keturunan ulama dari Lapang Lhoksukon. Hal ini membuat beliau memiliki darah kedua kalangan: bangsawan dan ulama.
Pendidikan dan Perjalanan Ilmu

Belajar dasar agama sejak kecil dari kedua orang tuanya, serta mendapat pendidikan umum karena jabatan ayahnya.

Beliau kemudian meneruskan studi keagamaan di Uteuen Bayu Ulee Glee dengan berguru kepada Teungku Abdurrahman. Setelah itu, beliau memperdalam ilmu falak di Pulo Kiton dan Gandapura selama dua tahun, berguru kepada Teungku Usman Maqam yang dikenal sebagai ulama falak terkemuka di wilayah tersebut.

Tahun 1961 berangkat ke Mesir dan diterima di Dirasah Khassah untuk mendalami ilmu falak dari Syaikh Ulaa Al-Banna di Al-Azhar. Tahun 1966 menjadi tonggak penting dalam hidupnya, saat ia berhasil menyelesaikan pendidikan di bidang ilmu falak dan memperoleh ijazah. Ia dikenal ahli dalam hisab, menentukan waktu salat, melihat hilal, mengukur arah kiblat, dan menyusun kalender Islam.

Pendirian Dayah Darussa’adah & Warisan Ilmiah

Setelah kembali ke Aceh pada tahun 1967, beliau mendirikan dayah bernama Darussa’adah di Teupin Raya, Pidie. Nama ini berarti “negeri kebahagiaan”, mengandung harapan akan kemaslahatan umat di tengah dinamika sosial dan politik kala itu.

Pesantren ini berkembang pesat; hingga akhir hayatnya sudah memiliki banyak cabang, termasuk di Aceh Utara dan Aceh Timur, serta terbuka terhadap pendidikan umum (SMP & SMA) yang didirikan pada 1984-1986 di lingkungan dayah pusat.

Beliau juga produktif dalam penulisan: hingga akhir hayat menghasilkan sekitar 28 karya tulis, dalam bahasa Aceh, Gayo, dan Arab. Beberapa karya pentingnya antara lain Taqwim al‑Hijri (ilmu falak), Ad-Da’watul Wahabiyah, serta kitab-kitab tentang tauhid, nahwu, dan lain-lain.

Dampak Dakwah & Pendidikan

Beliau dikenal sebagai ulama kharismatik dan kreatif di Aceh, terutama dalam pendidikan dan dakwah ilmiah. Dayah Darussa’adah menjadi pusat pembelajaran salafiyah sekaligus modern, menjembatani antara ilmu agama dan pendidikan formal modern.

Visi Dayah Darussa’adah mencakup membentuk santri yang bertakwa, berilmu, berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan berani menegakkan kebenaran sesuai syariat Islam ahlussunnah wal-jamaah dengan prinsip toleransi mazhab.

Intisari
  • Nama & Julukan ➔ Teungku Muhammad Ali Irsyad (“Abu Teupin Raya”)
  • Kelahiran ➔ Desa Kayee Jatoe, Teupin Raya, Glumpang Tiga, Pidie (1915–1921)
  • Pendidikan Ilmu Falak ➔ Al-Azhar, Mesir (1961–1966)
  • Pesantren ➔ Dayah Darussa’adah, berdiri 1967 di Teupin Raya, Pidie
  • Karya Tulis  ➔ ±28 kitab/buku (Aceh, Melayu, Arab) di berbagai disiplin keilmuan
  • Pendidikan Modern ➔ Hidup toleran, mendirikan SMP & SMA di lingkungan dayah (1984–86)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Qurrata Aini dan Demokrasi yang Dihadirkan Lewat Pelayanan Publik

    Qurrata Aini dan Demokrasi yang Dihadirkan Lewat Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Demokrasi sering kali dibicarakan dalam konteks pemilu, partisipasi politik dan pergantian kepemimpinan. Namun, bagi masyarakat demokrasi juga memiliki wajah yang jauh lebih dekat ketika mereka mendapatkan pelayanan publik yang baik. Gagasan itu dapat dilihat dari capaian Puskesmas Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Fasilitas kesehatan tersebut menerima Seva Paramahita Award 2026 sebagai Fasilitas Kesehatan […]

  • Kursi yang Tetap Kami Sisakan

    Kursi yang Tetap Kami Sisakan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Lebah Senja
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Cerpen oleh: Lebah Senja Siribee.com » Hujan turun ketika mereka mulai bertengkar. Bukan pertengkaran besar. Tidak ada piring yang dilempar. Tidak ada pintu yang dibanting. Tidak ada suara yang membuat tetangga keluar rumah dan bertanya apa yang terjadi. Hanya empat orang di sebuah meja makan kecil, ayah di ujung meja, ibu di sebelahnya, Arif dan […]

  • Wisata Banda Aceh: 11 Tempat Ikonik yang Wajib Dikunjungi

    Wisata Banda Aceh: 11 Tempat Ikonik yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Banda Aceh dikenal sebagai “Kota Serambi Mekkah” yang menyimpan perpaduan sejarah, budaya, dan keindahan alam. Kalau berkunjung ke ibu kota Aceh, inilah beberapa destinasi yang tidak boleh dilewatkan: 1. Masjid Raya Baiturrahman 🕌 Masjid megah dengan kubah hitam ini menjadi ikon Banda Aceh sekaligus simbol keteguhan masyarakat setelah diterpa tsunami 2004. Bukan cuma untuk […]

  • Sedekah Online: Apakah Sah dan Bagaimana Hukumnya?

    Sedekah Online: Apakah Sah dan Bagaimana Hukumnya?

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Di masa modern ini, dunia online nggak cuma untuk hiburan, tapi juga jadi sarana mudah buat berbagi kebaikan Jika dulu orang harus datang langsung ke masjid, lembaga zakat, atau mendatangi penerima bantuan, sekarang cukup dengan satu klik di smartphone, sedekah bisa tersalurkan. Namun muncul pertanyaan: apakah sedekah online sah dan bagaimana hukumnya dalam Islam? Apa […]

  • Syekh Abdurrauf al-Fansuri: Ulama Besar Aceh yang Mempengaruhi Dunia Islam Nusantara

    Syekh Abdurrauf al-Fansuri: Ulama Besar Aceh yang Mempengaruhi Dunia Islam Nusantara

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siribee.com » Syekh Abdurrauf as-Singkili, yang juga dikenal dengan nama Syekh Abdurrauf al-Fansuri atau Teungku Syiah Kuala, adalah salah satu ulama terbesar yang lahir di Singkil, Aceh, sekitar awal abad ke-17. Beliau tumbuh dalam suasana Aceh yang saat itu menjadi pusat peradaban Islam di Nusantara. Nama al-Fansuri merujuk pada asal-usulnya dari wilayah Fansur (Barus–Singkil), sebuah daerah penting […]

  • UPMI Medan Jalin Kerja Sama dengan UTU dan Universitas Iskandar Muda, Perkuat Pendidikan hingga Riset

    UPMI Medan Jalin Kerja Sama dengan UTU dan Universitas Iskandar Muda, Perkuat Pendidikan hingga Riset

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Banda Aceh – Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi melalui kerja sama strategis dengan dua perguruan tinggi di Aceh, yakni Universitas Teuku Umar (UTU) dan Universitas Iskandar Muda (UNIDA). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di tingkat universitas serta Memorandum of Agreement (MoA) di […]

expand_less