Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Data Pemilu 2029 Bisa Jadi Sasaran Peretas, Bawaslu Mulai Perkuat Pertahanan Digital

Data Pemilu 2029 Bisa Jadi Sasaran Peretas, Bawaslu Mulai Perkuat Pertahanan Digital

  • account_circle Nuzul Fahmi
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • schedule 3 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Jakarta – Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam penyelenggaraan pemilu. Namun, semakin banyak aktivitas yang bergantung pada sistem digital, semakin besar pula kebutuhan untuk melindungi data dan infrastruktur informasi dari ancaman siber.

Memasuki persiapan Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mulai memperkuat aspek keamanan digital melalui sinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sebagaimana dirilis oleh Bawaslu RI melalui laman resminya, penguatan keamanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus mengantisipasi berbagai risiko siber yang dapat mengganggu kerja pengawasan pemilu.

Langkah ini menjadi relevan karena data dan sistem informasi semakin penting dalam mendukung aktivitas kelembagaan. Gangguan terhadap sistem maupun kebocoran informasi tidak hanya berpotensi menghambat pekerjaan, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menilai keamanan digital tidak dapat dipisahkan dari tata kelola lembaga. Perlindungan terhadap data dan informasi harus dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas institusi.

“Keamanan digital merupakan bagian dari tata kelola kelembagaan, manajemen risiko, serta perlindungan data dan informasi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas Pemilu,” kata Bagja dalam kegiatan Sinergi Bawaslu dan BSSN Memperkuat Keamanan Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ancaman siber sendiri tidak selalu berbentuk serangan langsung terhadap sistem. Pencurian kredensial, akses tanpa izin, kebocoran informasi, hingga kelalaian pengguna dapat menjadi pintu masuk bagi gangguan keamanan.

Karena itu, membangun sistem pertahanan digital tidak cukup dilakukan setelah terjadi insiden. Upaya pencegahan dan kesiapan menghadapi risiko perlu dibangun jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.

Kerja sama dengan BSSN menjadi salah satu langkah Bawaslu untuk memperkuat kemampuan tersebut. Sinergi antarlembaga diperlukan karena ancaman di ruang digital dapat berkembang dengan cepat dan melampaui batas organisasi.

Di balik sistem keamanan digital, terdapat faktor manusia yang tidak kalah penting. Perangkat dan teknologi yang semakin canggih tetap memiliki celah apabila orang yang menggunakannya tidak memiliki kesadaran terhadap keamanan informasi.

Bagja mengingatkan bahwa penguatan teknologi harus dibarengi dengan pembentukan budaya keamanan di lingkungan kerja.

“Sekuat apa pun sistem dan teknologi yang kita bangun, apabila tidak diikuti dengan kesadaran dan budaya keamanan dari seluruh SDM, maka tetap akan terdapat ruang kerentanan,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penting dalam menghadapi Pemilu 2029. Perlindungan data bukan hanya tanggung jawab bagian teknologi informasi, tetapi perlu menjadi kebiasaan seluruh jajaran yang memiliki akses terhadap sistem dan informasi kelembagaan.

Hal-hal sederhana seperti menjaga kerahasiaan akun, menggunakan kata sandi yang aman, berhati-hati membuka tautan atau berkas, serta mengikuti prosedur pengelolaan informasi dapat menjadi bagian dari pertahanan pertama menghadapi ancaman digital.

Dengan demikian, keamanan siber perlu ditempatkan sebagai bagian dari kesiapan pemilu, bukan sekadar persoalan teknis internal.

Bagi publik, upaya tersebut pada akhirnya berkaitan dengan satu hal yang lebih besar, yakni kepercayaan terhadap proses demokrasi. Ketika data dan sistem yang mendukung pengawasan pemilu terlindungi dengan baik, risiko gangguan dapat ditekan dan kerja kelembagaan dapat berjalan lebih aman.

Kegiatan sinergi Bawaslu dan BSSN tersebut diikuti jajaran BSSN, pejabat struktural Bawaslu RI, serta jajaran Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun daring.

Persiapan menghadapi Pemilu 2029 pun tidak hanya membutuhkan kesiapan regulasi, personel, dan tahapan. Di tengah semakin digitalnya penyelenggaraan pemilu, kemampuan melindungi data dan membangun budaya keamanan informasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pengawasan dan kepercayaan publik.

  • Penulis: Nuzul Fahmi
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badal Umrah: Pengertian, Hukum dan Tata Cara Pelaksanaannya

    Badal Umrah: Pengertian, Hukum dan Tata Cara Pelaksanaannya

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Badal umrah adalah pelaksanaan ibadah umrah yang dilakukan oleh seseorang untuk menggantikan orang lain. Biasanya badal umrah dilakukan bagi mereka yang sudah meninggal dunia atau masih hidup tetapi tidak mampu melaksanakannya sendiri karena sakit yang tidak ada harapan sembuh atau faktor usia lanjut. Dengan kata lain, orang yang sehat dan mampu dapat menunaikan umrah atas […]

  • Riwayat Pendidikan Gibran Berdasarkan Data KPU

    Riwayat Pendidikan Gibran Berdasarkan Data KPU

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu informasi yang tercantum dalam dokumen pencalonannya sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 yang dipublikasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui infopemilu.kpu.go.id. Berdasarkan penelusuran Siribee.com pada Portal Publikasi KPU, 23 September 2026, riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka tercatat mulai dari jenjang sekolah dasar hingga […]

  • 5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah

    5 Tempat Beli Oleh-oleh Dekat Masjid Nabawi yang Paling Direkomendasikan Jamaah

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bagi jemaah haji dan umrah, berbelanja oleh-oleh di Madinah menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Selain sebagai kenang-kenangan, buah tangan dari Tanah Suci juga menjadi tanda kasih bagi keluarga dan sahabat di rumah. Kabar baiknya, ada banyak tempat belanja dekat Masjid Nabawi yang menawarkan harga ramah di kantong, suasana nyaman, serta pilihan barang yang lengkap. […]

  • 7 Rekomendasi Tempat Belanja Oleh-Oleh di Mekkah untuk Jamaah Haji & Umrah

    7 Rekomendasi Tempat Belanja Oleh-Oleh di Mekkah untuk Jamaah Haji & Umrah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Mekkah adalah kota suci yang penuh budaya dan tradisi Islam. Setiap tahun, jutaan umat Muslim datang ke sini untuk melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Nah, setelah ibadah selesai, biasanya gak lengkap kalau pulang tanpa membawa oleh-oleh khas Mekkah buat keluarga dan sahabat di rumah. Biar kamu gak bingung, berikut rekomendasi tempat belanja oleh-oleh di Mekkah […]

  • Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    Kalau Banyak Orang Tidak Memilih, Siapa yang Menentukan?

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Bayangkan sebuah kelas berisi 100 orang. Guru meminta mereka menentukan ketua kelas. Namun, hanya 40 orang yang ikut memilih. Dari 40 orang itu, seseorang memperoleh 21 suara dan akhirnya menjadi ketua. Secara aturan, prosesnya sah. Tetapi ada pertanyaan yang menarik, bagaimana dengan 60 orang yang tidak ikut menentukan? Gambaran sederhana itu sebenarnya membantu […]

  • Tahapan Pemilu 2029 Diperkirakan Dimulai Juni 2027, KPU Hadapi Sejumlah Tantangan

    Tahapan Pemilu 2029 Diperkirakan Dimulai Juni 2027, KPU Hadapi Sejumlah Tantangan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Nuzul Fahmi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siribee.com » Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memperkirakan tahapan Pemilu 2029 mulai berjalan sekitar Juni 2027. Dengan perkiraan tersebut, penyelenggara memiliki waktu sekitar 20 hingga 22 bulan untuk mempersiapkan seluruh rangkaian tahapan menuju pesta demokrasi nasional lima tahunan itu. Perkiraan tersebut disampaikan Komisioner KPU RI August Mellaz dalam Forum Populi 2026 bertajuk “Di Balik Mangkraknya […]

expand_less