Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apel KIP Banda Aceh, Yusri Razali Sampaikan Filosofi 4 “Istri Raja” tentang Hakikat Kehidupan

Apel KIP Banda Aceh, Yusri Razali Sampaikan Filosofi 4 “Istri Raja” tentang Hakikat Kehidupan

  • account_circle Nuzul Fahmi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • schedule 2 menit baca
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siribee.com » Banda Aceh – Ketua Divisi Perencanaan dan Data KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali, memimpin apel rutin yang berlangsung di halaman Kantor KIP Kota Banda Aceh, Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan, staf sekretariat, serta mahasiswa magang yang sedang menjalani praktik kerja di lingkungan KIP Kota Banda Aceh.

Dalam amanatnya, Yusri menekankan pentingnya kesadaran spiritual di tengah kesibukan menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, manusia sering kali terlalu sibuk mengejar urusan dunia, seperti jabatan, penampilan, hingga pengakuan sosial, sehingga melupakan tujuan utama hidup, yakni beribadah kepada Allah dan mempersiapkan bekal untuk akhirat.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Yusri membagikan filosofi kehidupan melalui perumpamaan empat “istri raja”. Filosofi itu menggambarkan bagaimana manusia memprioritaskan hal-hal tertentu dalam hidup, namun tidak semuanya mampu menemani hingga akhir perjalanan.

Ia menjelaskan, istri keempat melambangkan tubuh atau jasad, yang selama hidup paling banyak dirawat dan dimanjakan dengan berbagai kenyamanan, tetapi akan menjadi yang pertama ditinggalkan saat ajal tiba. Sementara istri ketiga diibaratkan sebagai harta dan kekayaan, yang kerap dibanggakan dan dijaga, namun pada akhirnya hanya berpindah menjadi warisan bagi orang lain.

Kemudian, istri kedua diibaratkan sebagai keluarga dan sahabat, yang selalu hadir mendampingi dalam suka maupun duka, tetapi hanya mampu mengantar hingga pemakaman. Sedangkan istri pertama melambangkan jiwa atau ruh beserta amal ibadah, yang sering kali terabaikan karena kesibukan duniawi, padahal itulah satu-satunya yang akan terus menyertai manusia setelah meninggal dunia.

Yusri mengajak seluruh peserta apel untuk lebih memperhatikan kebutuhan jiwa dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan sebagai investasi akhirat. Menurutnya, keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual menjadi kunci dalam menjalani kehidupan yang bermakna.

Melalui pesan tersebut, Yusri berharap seluruh jajaran KIP Kota Banda Aceh dapat menjadikan tugas dan aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari ibadah, sekaligus terus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab.

  • Penulis: Nuzul Fahmi
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abu Daud Beureueh: Cahaya dari Aceh yang Layak Jadi Pahlawan Nasional

    Abu Daud Beureueh: Cahaya dari Aceh yang Layak Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Yusuf
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Teungku Muhammad Daud Beureueh, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Daud Beureueh, merupakan sosok yang tidak hanya berperan penting di Aceh, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia adalah ulama, pejuang, sekaligus pemimpin yang mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa. Sayangnya, hingga saat ini, pengakuan resmi negara sebagai Pahlawan […]

  • Sejarah KIP Aceh: Menjaga Suara di Tanah yang Pernah Berkonflik

    Sejarah KIP Aceh: Menjaga Suara di Tanah yang Pernah Berkonflik

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Yusri Razali
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Oleh: Yusri Razali Komisioner KIP kota Banda Aceh Siribee.com » Berbicara tentang Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh berarti berbicara tentang lebih dari sekadar lembaga penyelenggara pemilu atau pilkada, di dalamnya ada dinamika, tantangan dan perjalanan panjang menjaga demokrasi tetap berjalan di Tanoh Rencong. Bagi sebagian orang, KIP mungkin hanya sebuah lembaga yang hadir setiap kali […]

  • Mengenal PDPB, Cara Menjaga Data Pemilih Tetap Akurat dan Mutakhir

    Mengenal PDPB, Cara Menjaga Data Pemilih Tetap Akurat dan Mutakhir

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siribee.com » Data pemilih bukanlah data yang berhenti berubah setelah pemilu selesai, di tengah masyarakat, perubahan terus terjadi, ada warga yang meninggal dunia, pindah domisili, pindah ke luar negeri, menjadi anggota TNI atau Polri, tetapi pada saat yang sama ada pula warga yang baru memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilih. Perubahan semacam itu membuat data […]

  • Syekh Dawod, Putra Aceh, Dedikasikan Diri untuk Jamaah di Tanah Suci

    Syekh Dawod, Putra Aceh, Dedikasikan Diri untuk Jamaah di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Siribee.com » Mekkah, Arab Saudi – Mekkah tidak hanya menjadi pusat ibadah umat Islam, tetapi juga ladang pengabdian bagi mereka yang ingin melayani jamaah. Salah satu sosok putra Aceh yang menonjol dalam hal ini adalah Tgk. H. Darwin Lukman, Lc yang lebih dikenal sebagai Syekh Dawod. Setelah menyelesaikan pendidikan di Al Azhar Kairo pada 2019, Syekh Dawod memilih […]

  • Batik Nasional: Warisan Abadi yang Menyatukan Indonesia

    Batik Nasional: Warisan Abadi yang Menyatukan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Siribee.com » Setiap kali mendengar kata “batik,” yang terlintas di benak saya bukan hanya soal kain dengan motif indah. Lebih dari itu, batik adalah bahasa budaya yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur kita. Di setiap guratan lilin panas dan goresan canting, tersimpan filosofi mendalam tentang kehidupan, alam, bahkan spiritualitas. Namun, ironisnya, masih banyak orang Indonesia yang memandang batik […]

  • Meuseuraya, Kearifan Lokal Aceh yang Mengajarkan Nilai Demokrasi

    Meuseuraya, Kearifan Lokal Aceh yang Mengajarkan Nilai Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Rachmat Hidayat
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Oleh: Rachmat Hidayat, M.Si, CAL, CHRM Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Kota Banda Aceh. Siribee.com » Demokrasi sering kali dipahami melalui pemilu, hak memilih, lembaga perwakilan, serta proses pergantian kekuasaan. Padahal, demokrasi dalam kehidupan masyarakat memiliki dimensi yang jauh lebih luas. Ia juga berkaitan dengan bagaimana warga hidup bersama, menghargai perbedaan, mengambil keputusan, berbagi tanggung […]

expand_less